Showing 42 results

Archival description
Only top-level descriptions
Print preview View:

The Kartini Letters and Archive: the struggle for gender equality

  • ID 15032 ID-ANRI Kartini
  • Collection
  • 1879 - 1904

The documents in these collections form an integral basis for understanding the life and ideas of Raden Ajeng Kartini (1879-1904). Kartini's letters, which are kept in Dutch institutions, represent the source and foundation of her ideas, while the impact of those letters on education, emancipation and the struggle for gender equality can be found in the Kartini archive in Indonesia.
Already during her short lifetime until the present day, Kartini has been a major inspirational force in Indonesian and international debates on education, feminism, and gender equality

Arsip Jaringan Dagang Batik Lasem Awal Abad 20 (1900 - 1942)

  • Collection
  • 1900 - 1942

Arsip Jaringan Dagang Batik Lasem Awal Abad 20 (1900-1942) berjumlah 192 lembar arsip tekstual dalam 3 Bahasa (Melayu-Tionghoa, Belanda, Mandarin), berisi informasi jaringan dagang batik Lasem yang terkenal dengan julukan Tiongkok Kecil menjadi salah satu produsen batik terbesar di Hindia Belanda bersama Pekalongan dan Solo. Jaringan dagangnya meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Banda serta negara jajahan Inggris seperti Singapura dan Malaysia. Koleksi ini memiliki nilai penting sejarah, kebudayaan, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan jati diri bangsa yang berkaitan erat dengan:

  1. Keberadaan arsip tekstual di Museum Nyah Lasem menggambarkan pergerakan ekonomi, politik dan sosial mikro di kawasan Lasem (Kabupaten Rembang) yang berhubungan dengan pemerintahan, pemangku kepentingan rantai nilai batik Lasem dan hubungan kemanusiaan.
  2. Tempat spesifik yang memiliki nilai penting, yaitu Lasem kota bersejarah yang saat ini sedang berproses sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional sejak 2019.
  3. Hubungan dengan negara atau komunitas lain, antara daerah dan antar provinsi: hubungan terutama dagang dengan komunitas lain, antar daerah dan antar provinsi terekam dalam arsip surat-menyurat beberapa perusahaan batik Lasem.

Arsip Selokan Mataram Yogyakarta Kurun Waktu 1944 – 2021 sebagai Memori Kolektif Bangsa

  • ID 15032 MKB 2022
  • Collection
  • 1944 - 2021

Selokan Mataram memiliki dampak bagi sejarah dan budaya bangsa. Model kepemimpinan Sultan Hamengku Buwono IX yang memihak kepada rakyat serta berusaha untuk melindungi keselamatannya. Negosisasi dengan Jepang sekaligus menunjukkan kepeloporan beliau bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, serta wibawa Sultan di mata bangsa-bangsa di dunia.

Rehabilitation Centrum Prof. Dr. R. Soeharso

  • ID MOWCAP RS
  • Collection
  • 1945 - 1950

Post Indonesian revolutionary war (1945-1950), many victims were physically injured and suffered mental illness. The Rehabilitation Center of Prof. R. Soeharso Surakarta became Asia’s first and largest rehabilitation center implementing the integrated concept of rehabilitation services. It was the referral center not only in Indonesia but also in the Asia-Pacific region in the 1950s-1970s. It not only provided medical treatment, but also the empowerment of the economy, social, and culture of the people with disabilities, notably providing equal treatment for women and girls with disabilities. The archives consist of textual (475 files), and photographic (2157) documents).

Results 1 to 10 of 42